Sabtu, 05 Oktober 2013

Bandung (Day 3)

19 Januari 2013
Hari ini jadwal ga terlalu padat seperti kemarin dan ini hari terakhir liburan di Bandung, karena besok lanjut ke Yogyakarta. Bangun pagi sekitar jam 06:30 wib, lanjut kita sarapan roti + teh, mandi. Dimana-mana orang mah mandi lanjut sarapan, eh ini malah kebalik hahay biarlah.. Udah rapi dan cantik, kita bergegas pergi untuk ke tempat wisata lain dan sekaligus cek out. Jam 08:30 wib cek out, jalan kaki ke Jl. Moh Iskat menuju hotel Patradissa. Hotel yang satu letaknya di dalam gang, tidak jauh dari stasiun kereta api bandung  Sebelum pindah, kita memang udah survei ke beberapa hotel dekat stasiun kereta api bandung dan terpilihlah hotel Patradissa yang harganya cukup terjangkau.

Lagipula kita hanya menginap semalam, kita memilih kamar tipe ekonomi dengan fasilitas double bed, tv, cermin dan bathroom Rp. 110.000/malam. Jadi di depan hotel terdapat bangku + meja berwarna putih untuk bersantai, kebetulan juga di seberangnya ada vihara (tempat ibadah agama Buddha) dan beberapa meter dari hotel ini juga terdapat Hotel Griya Indah. 

Setelah kita cek in dan menyiapkan barang yang akan di bawa untuk ke tempat yang biasa di kunjungi kalau berlibur ke Bandung. Sekitar jam 10:00 wib kita berangkat menggunakan angkutan umum berwarna hijau dengan rute Cicaheum-Ciroyom membayar Rp. 2.000/orang. Turun di Jl. Cipaganti, menyeberang dan berjalan kaki menuju Ciwalk, yah naluri perempuannya keluar deh. Ke situ ngapain lagi kalau bukan belanja ^o^ tapi kita ga belanja banyak, secukupnya aja lah. Kenapa gak sekalian aja kita ke Ciwalk Mall sekedar melihat-lihat, ternyata sedang ada kegiatan lomba fotografi. Rame, padat, kebanyakan dari mereka yang ikut lomba menggunakan kamera dslr canon. Siangpun datang, kita makan di salah satu resto dekat kegiatan tersebut. Dari ciwalk lanjut ke Gedung Sate, seperti sebelumnya jalan kaki ke Jl. Cipaganti untuk naik angkutan umum rute Cicaheum-Ciroyom, turun di lapangan gasibu dan berjalan kaki ke gedung sate. Sesampainya di gedung sate, kita berfoto ria karena pas kita dateng weekend jadi gedung sate tutup dan kita hanya bisa melihat dari luar gerbang. Tak apalah, yang penting udah pernah. hahaha ^O^

Puas berfoto kita lanjut jalan kaki ke arah stasiun, untuk naik angkutan umum jurusan ledeng dan turun di Dulkomsel. Kita ga langsung balik ke hotel, melipir dulu menyeberang buat naik angkutan umum jurusan Dago. Ya pas kita ke arah Dago ternyata hari sudah menjelang sore, kita pun tidak tau letak persis plaza Dago karena takut lebih jauh, kita tanya deh sama penumpang di sebelah dan ternyata kita keterusan sampai 2-3km -__-" nasib
Alhasil kita jalan kaki dari tempat kita turun sampai plaza Dago, jauuuuh boo!
Sesampainya di plaza Dago kita memutuskan untuk ke kamar mandi sedikit merapikan rambut dan seluk beluk wajah, begitulah kalo naluri perempuannya keluar. hahah tapi cuma sebentar karena kamar mandinya tidak sesuai harapan kita -__-" gak lagi-lagi dah
Lanjut lah kita ke foodcourt aja daripada tambah bete, di situ tempat para anak bandung kumpul dan saling mengobrol, istilahnya tempat nongkrong gitu lah. Tempat duduknya memang di desain anak muda berkumpul, selain itu juga ada layar besar yang menampilkan video klip musik terkini, jadi sambil makan bisa sambil mendengarkan musik. Berbagai macam hal yang kita bicarakan di tempat itu, sampai tak menyadari hari semakin gelap. Bergegas kita bersiap kembali ke hotel, kali ini kita naik angkutan umum jurusan kalapa-bip-dago dan turun di BIP (Bandung Indah Plaza). Loh kok malah turun di depan mall, mau ke mall lagi apa? Kebetulan angkutan yang menuju stasiun udah gak ada yang lewat, kita memilih alternatif angkutan lain yang searah, makanya naik angkutan itu dan turun di BIP. Kita berencana naik taksi, sebenarnya gak jauh dari BIP ke stasiun kereta api tapi lumayan jauuuh dan kita udah lelah, lemas, lunglai. Loh!

Hampir 30menit kita menunggu sambil berdiri secara di pinggir jalan mall, yang ada pedagang sepanjang jalan dan taksi yang akan kita tumpangi sampai saat ini ga lewat-lewat. (-_- !) Sebenarnya taksi yang lalu lalang banyak, taksi lokal sedangkan taksi yang kita pengen yaitu taksi nasional berwarna biru dengan lambang burung. heheh "sok" banget yah kelihatannya kita, naik taksi aja pake milih-milih. Sekalinya ada, dia lewat jalur kanan dan kitanya berdiri di jalur kiri. lalalaaaa (^^)~~
Selagi menunggu taksi yang lewat, mending cuci mata dengan melihat-lihat dagangan yang ada dipinggir jalan ini. hohoh Wah ada yang jual topi nih, semacam topi charlie caplin tapi versi pedagang kaki lama alias palsu, kw, abal-abal. :D Iseng coba berbagai warna dan mencocokkan dengan bentuk kepala, jadilah beli itu topi berwarna hitam. Saat membayar topi si novi nyamperin, ternyata dia dapet taksi pas gue lagi pilih-pilih topi. ;))
Kronologi saat naik taksi :
Sopir taksi : mau diantar kemana mbak?
Novi : hotel patradissa pak, dekat stasiun kereta api
Sopir taksi : dekat banget mbak, kenapa ga naik kendaraan lain? (sambil tertawa)
Seandainya ada kendaraan lain, kita ga akan naik taksi kali woy dan ga sanggup juga kalo mesti jalan kaki walau naik kendaraan cuma beberapa menit (dalam hati gue)

Beruntung sampainya lebih cepet, takutnya keburu sebel sama sopir taksi. hehe
Langsung masuk kamar, naro tas dan kembali ke teras hotel tapi cuma gue, sementara novi udah rebahan di kasur. Biasalah anak muda cek-cek sosial media, kenapa ga dikamar? Entah kenapa dikamar sama sekali ga ada sinyal, padahal dikota loh dan bukan di bawah tanah. Jadi kalo mau cari sinyal ya mesti keluar kamar dan tempat yang enak cuma teras bisa duduk berlama-lama sambil internetan, ngopi, dengerin musik dll. Sedang asyiknya main hp, eh ada bule (bule beneran loh ya, bukan pasangannya paklek) yang secara kebetulan menginap di tempat yang sama, cuma bedanya dia pesan kamar yang lebih bagus dari gue sepertinya. Dia terlihat masih muda & imut-imut, yah semacam personil one direction gitu walau gue bukan penggemar mereka. Saat akan memasuki hotel, dia melihat gue dan langsung melemparkan senyum manisnya ke gue. hehehee
Tanpa pikir panjang gue langsung balas dengan senyuman gue yang paling maut. lebay abis! :D kalo dipikir-pikir nih gue diteras sendirian, makin gelap pula dan lelah sangat. Daripada mikir yang engga-engga mending masuk kamar, beres-beres dan tidur, karena besok mesti lanjut lagi ke kota sebelah. Nice dream (-_-)zZz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar