![]() |
Debit air yang cukup deras membuat perjalanan singkat sungai ciberang terasa menyenangkan, ditambah pemandangan yang indah. Disebelah kanan dan kiri sungai ciberang terdapat tebing-tebing yang cukup tinggi, pepohonan serta tanaman dan persawahan. Sebelum sampai finish terdapat 2 (dua) DAM, dengan ketinggian 3 meter dan yang satu lagi berkisar antara 5-10 meter dan saat melewati DAM sebisa mungkin perahu lurus kedepan, tidak miring. Aku dan beberapa teman dengan kompak mengarungi sungai ciberang. Kami menginap semalam di pinggir sungai ciberang, sengaja untuk memperdalam bagaimana cara membawa perahu di sungai.
Setelah seharian berlatih, kami segera mengemasi barang dan memisahkan barang elektronik ke dalam dry bag (sebuah tas yang dipergunakan untuk menyimpan barang-barang elektronik maupun non elektronik agar tidak basah, bila sewaktu-waktu terkena cipratan air sungai) karena saat itu hujan turun dan dengan cepat debit air berubah menjadi lebih deras dan warna sungai langsung berubah menjadi coklat. Sigap kami langsung turun ke sungai dan segera menuju finish. Debit air yang cukup deras membuat perjalanan kami terasa cepat, arus langsung membawa kami ke finish yaitu desa lebak Sesampainya di finish, kami langsung menurunkan barang-barang dan menaruhnya ke mobil. Mandi dan berganti pakaian, kami langsung pulang ke jakarta. Perjalanan singkat sungai ciberang begitu menyenangkan dan menggembirakan.
Menuju sungai ciberang dari Jakarta-Balaraja-Rangkasbitung-Cipanas
Jakarta-Bogor-Jasinga-Cipanas
Jakarta-Serang-Pandeglang-Rangkasbitung-Cipanas


