Rabu, 20 Oktober 2010

bivoack

seperti ibu yang melindungi
tatkala gunda datang
resapi makna hidup
di kesunyian hutan rimba

Nilai untuk Tuhan

Seorang mahasiswa yang sedang mengerjakan ujiannya di suatu sekolah Al-kitab tidak begitu siap. Ketika ia sampai ke sebuah pertanyaan yang sulit, ia menuliskan, "HANYA TUHAN YANG TAHU!" sebagai jawabannya.

Ketika kertas ujian itu dikembalikan, di situ tertulis dengan tinta merah, "Tuhan mendapat nilai 'A' dan Anda mendapat nilai 'F'.

Senin, 11 Oktober 2010

my problem

aku lelah, letih dengan semua ini
lelah dengan semua yang kulakukan
lelah dengan semua yang kukerjakan
aku ingin santai, rileks walau hanya sejenak

dan aku ingin lari terus berlari
namun semakin jauh aku berlari
semakin pula banyak masalah
yang harus kuhadapi

memang aku harus berhenti dari pelarian ini
semua masalah harus kuhadapi sendiri
walau sebenarnya aku tersiksa
waktu tak akan pernah berhenti
dan aku akan terus menjalani hidup ini
sampai waktu ajalku tiba
atau datangnya kiamat

Rabu, 06 Oktober 2010

Hypotermia


BISA membunuh bagi yg belum tahu - Ini kesalahan besar! Apakah Kamu siap?


Setiap tahun anak pendaki Indonesia meninggal karena mereka belum tahu dan belum siap mencegah Hypothermia.


Apakah Hypothermia?


Biasanya suhu tubuh Kita normal dan tetap pada suhu + 37,5 derajat Celsius. Kalau panas, tubuh kita akan mengeluarkan keringat untuk mengurangi panas tersebut, dan kalau dingin kita menggigil untuk memanaskan tubuh. Hypothermia adalah penurunan suhu tubuh (kedingingan) dari suhu normal, dan apabila kalau tidak cepat mengatasi situasi tersebut di gunung bisa berakibat fatal. Percayalah...! setiap tahun di Indonesia, anak pendaki meninggal karena hypothermia,.... jangan sampai Kamu atau teman lain menjadi korban dan kemudian tewas. Sebagai pendaki, Anda harus paham tentang hypothermia.


Bagaimana Mencegah?


Memakai pakaian yang berlapis untuk mengontrol suhu tanpa banyak mengeluarkan keringat, jangan duduk/berbaring langsung diatas tanah/batu, dan gunakan topi bulu domba kalau dingin, karena kebanyakan panas tubuh hilang dari kepala.


Saat mendaki atau berjalan kembali kita bisa mengurangi lapisan pakaian sehingga tidak mengeluarkan banyak keringat (jika pakaian jadi basah... panas tubuh akan hilang lebih cepat). Saat berhenti, sebaiknya kembali menambah pakaian (berlapis) SEBELUM tubuh mulai menjadi dingin atau suhu tubuh menurun. (jangan tunggu tubuh menjadi dingin atau suhu tubuh menurun, karena badannya harus membutuhkan energi untuk mengembalikan panas tubuh).


Hindarkan kulit dari air.


Makan makanan tambahan sesering mungkin yang berkalori tinggi, misalnya gula-gula, coklat, dll. Siap membawa cukup pakaian gunung, peralatan, tenda dan makanan. Celana "jeans" (seperti Levi’s) tidak cocok untuk mendaki, karena jeans yang basah akan lebih berat dan lama keringnya. Bawahlah termos untuk menyimpan air panas agar pada saat perjalanan atau beristirahat kita tidak repot lagi untuk menyiapkannya.


Melakukan paking ransel sehingga kalau hujan pakaian, SB dan alat penting tetap tidak menjadi basah. (Misalnya memakai polybag2 dalam ransel). Simpan bahan bakar kompor dalam botol yg kuat dan aman agar tidak terjadi bocor pada saat melakukan perjalanan di gunung. Kalau memakai botol Aqua saja, dua botol kecil lebih terjamin dibanding satu botol besar.


Kalau rencananya pulang pergi dalam waktu satu hari... membawah cukup persiapan untuk bermalam dengan aman. (misalnya 'flysheet' tenda, survival bag, makanan darurat). Siapa tahu akan terjadi sesuatu saat perjalanan yang mengharuskan kita untuk bermalam atau membutuhkan perlindungan.