Komite Normalisasi PSSI mengagendakan kongres pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif PSSI pada 20 Mei 2011, tetapi lokasi kongres belum ditentukan. Untuk meminimalkan sengketa, akan ada verifikasi ulang pemilik suara, sementara 16 peserta kongres dari klub Divisi Utama baru akan ditetapkan setelah kompetisi berakhir pada 29 April.
Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar, menjelaskan, komite mengundang 39 klub Divisi Utama untuk menyepakati penentuan 16 klub peserta kongres menunggu kompetisi berakhir. Dan undangan untuk Divisi Utama baru akan dikirim pada 1 Mei mendatang, sedangkan undangan untuk pemilik suara lain pada 22 April. Peserta kongres akan diberi waktu satu minggu untuk mengonfirmasi agar tidak ada sengketa.
Mengenai jadwal tahapan kongres, pembukaan pendaftaran calon ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Komite Eksekutif PSSI, 12-17 April. Semua klub peserta kompetisi Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi I, Divisi II dan Divisi III boleh megajukan calon, namun saat kongres akan hanya 100 pemilik suara yang mempunyai hak untuk memilih. Komite akan memverifikasi daftar nama bakal calon selama lima hari, 17-22 April. Proses banding terhadap keputusan Komisi Pemilihan dibuka pada 22-27 April.
Tahapan berikutnya adalah mempersiapkan kongres yang rencananya diadakan pada 20 Mei, lokasi kongres belum ditentukan. Komite Normalisasi juga mengagendakan pertemuan dengan 100 pemilik suara, termasuk 78 pemilik suara peserta kongres di Pekanbaru. Pertemuan diagendakan pada 16 april di Sekretariat PSSI. Pertemuan itu membahas tentang Liga Primer Indonesia (LPI) dan pembetukan Komisi Banding. Dalam surat FIFA tentang Komite NOrmalisasi, tidak dijelaskan mengenai Komisi Banding. Isi surat itu hanya menyebutkan Komite Normalisasi sekaligus sebagai Komisi Pemilihan. Karena itu, pembentukan Komisi Banding akan dibahas bersama 100 pemilik suara.
Mengenai kompetisi LPI, Agum mengatakan, akan mencari solusi melalui konsultasi dengan PT Liga Indonesia dan Konsorsium LPI. Komite Normalisasi juga berinisiatif berangkat ke Markas FIFA di Zurich, Swiss dalam waktu dekat. Saat ini baru Agum Gumelar yang kemungkinan besar berangkat dan sedang menunggu pengurusan visa.
sumber :
http://epaper.kompas.com/epaperkompas.php?v=1.0
Tidak ada komentar:
Posting Komentar